// Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. //

Berita Foto

Israel Terus Melakukan Serangan di Lebanon


Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pada Rabu, telah menyerang lebih dari 100 markas dan pangkalan Hizbullah di Lebanon. Hal ini terjadi ketika para pemimpin Israel mengatakan bahwa negara tersebut tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata AS-Iran.

Lanjut...

Panglima TNI Sematkan Satyalancana Santi Dharma Personel Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J UNIFIL


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Santi Dharma kepada personel Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-J/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) dan personel Military Observer pada misi Minusca Central Afrika serta personel Staff Officer pada misi Unisfa pada saat upacara penerimaan Satgas di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Senin (5/11/2018).

Penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Santi Dharma diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 64/TK/Tahun 2018 sebagai penghargaan prajurit TNI yang telah selesai melaksanakan tugas internasional sebagai Kontingen Garuda atau Military Observer.

Pada saat upacara penerimaan Satgas tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., mengatakan tugas yang telah dilaksanakan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J Unifil dibawah bendera PBB selama satu tahun di Lebanon merupakan tugas yang membanggakan.

Lebih lanjut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., mengatakan tugas Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J Unifil sebagai diplomat TNI membawa nama baik negara. “Diplomasi militer yang kuat dibutuhkan dalam rangka mendukung diplomasi luar negeri guna memperkuat posisi Indonesia pada percaturan dunia internasional”, kata Panglima TNI.
Pada kesempatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., juga menyampaikan saat ini Indonesia dipercaya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dan posisi ini memungkinkan kita berperan lebih aktif dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia.
Selanjutnya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., juga mengatakan bahwa perkembangan spektrum ancaman semakin kompleks dan hal ini menuntut kerjasama internasional  secara bilateral dan multilateral. “Dalam kerjasama internasional tersebut ditekankan pengembangan kemampuan, membangun interoperabilitas, serta membangun kepercayaan diantara negara-negara yang ada”, tambah Panglima TNI.(R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama