Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Program Sister RW Digalakkan Di Jaksel


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Nota kesepahaman Sister RW dilakukan oleh RW 04 Kelurahan Pulo dan RW 07 Kelurahan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Program ini sebagai terobosan Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk pemerataan kualitas lingkungan RW.

Camat Kebayoran Baru, Aroman Nimbang mengatakan, Sister RW merupakan program yang digalakkan oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali. Tujuannya menularkan ilmu dari RW berkembang kepada wilayah RW yang baru mulai berkembang.

Dalam Nota Kesepahaman ini, jelas Aroman, RW 04 Kelurahan Pulo akan menimba ilmu tentang bank sampah yang berada di RW 07 Kelurahan Cipete Utara yakni Bank Sampah Saraswati.

"Mendirikan bank sampah adalah sebuah aksi nyata dalam mengatasi permasalahan sampah yang berada di Jakarta Selatan, khususnya Kebayoran Baru. Selain dapat membuat lingkungan bersih, melalui bank sampah juga dapat menambah nilai ekonomi bagi rumah tangga," tandasnya, Selasa (6/11).

Sementara, Lurah Pulo, Gita Puspita menambahkan, pihaknya akan didampingi dalam pembuatan serta pengoperasian awal bank sampah.

"Kerja sama berupa pendampingan dari Bank Sampah Saraswati kepada RW 04 Kelurahan Pulo, yang rencananya akan membentuk bank sampah," tandasnya. (Tra)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama