Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kasum TNI Berikan Kuliah Umum kepada 294 Mahasiswa STTAL


SURABAYA (wartamerdeka.info) -  Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A, memberikan Kuliah Umum kepada 294 mahasiswa Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma  Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), dengan tema “Peran TNI Angkatan Laut Dalam Mendukung Sistem Logistik Nasional Untuk Ketahanan Pangan Maritim”, di Auditorium Gedung Nipa, Bumimoro, Morokrembangan, Surabaya, Jumat (4/1/2019).

Kasum TNI dalam kuliah umumnya yang didampingi oleh Komandan STTAL Laksma TNI Ir. Avando Bastari, M.Phil menyampaikan bahwa sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia,  TNI AL yang mempunyai peran, tugas dan fungsi untuk mendukung visi pembangunan nasional.

Disamping itu, dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 1996 tentang pangan, ketahanan pangan didefinisikan sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap masyarakat yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata terjangkau, dan berbasis pada keragaman sumber daya lokal.


Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan Ashaf, ada beberapa komponen yang harus dipenuhi untuk mencapai kondisi ketahanan pangan tersebut yaitu kecukupan ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan pangan tanpa fluktuasi dari tahun ke tahun, aksesibilitas, keterjangkauan terhadap pangan, serta kualitas keamanan pangan.

“Kondisi ketahanan pangan tersebut dapat tercapai melalui sistem logistik nasional yang dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” katanya.(Ar/Sumber : Puspen TNI)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama