Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pamen Kodam IV Memiliki Fisik Yang Prima


SEMARANG (wartamerdeka.info)  - Pamen Kodam IV/Diponegoro yang sedang melaksanakan seleksi Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI tahun 2019 membuktikan bahwa prajurit Kodam IV/Diponegoro memiliki fisik yang prima.

Hal tersebut dibuktikan pada tes kesegaran jasmani yang digelar di Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro, Jum’at (19/1) pagi. Walapun mereka sudah berpangkat Letkol dan Kolonel serta usia yang tidak muda lagi, ternyata mampu melaksanakan semua tahapan seleksi dengan aman dan lancar.

Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M.Hum. disela-sela kegiatan menuturkan, memiliki fisik yang prima bagi setiap prajurit hukumnya wajib. Pimpinan telah memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk melakukan pembinaan jasmani, baik secara sudah terprogram dan terjadwal oleh Jasdam IV/Diponegoro maupun secara perorangan. Pimpinan juga telah memberikan fasilitas dan sarana olah raga begitu lengkap, mulai lapangan sampai kolam renang.

“Biarpun Pamen, tidak ada alasan untuk tidak memiliki fisik yang prima”, tandas Pamen dengan melati tiga.

Pimpinan TNI AD juga sudah menginstruksikan, bahwa selain jago perang, jago menembak, jago beladiri, prajurit juga harus memiliki fisik yang prima. Jadi semua prajurit TNI AD harus melaksanakan perintah tersebut dengan kesadaran dan penuh rasa tanggung jawab, imbuh Kapendam.

Bila kita mau laksanakan latihan dan pembinaan dengan sungguh-sungguh dan didasari niat yang tulus maka hasilnya pasti akan baik. Jangan meginginkan hasil akhir yang baik bila kita tidak melakukannya dengan tulus dan sungguh-sungguh, pungkasnya.(gus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama