// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

Pelecehan Seksual Di bawah Umur Kembali Terjadi, Korban Tt Siswi SMPN 2 Buntao' Torut

Kapolsek Sanggalangi Kompol Linus Kondong 

TORAJA UTARA (wartamerdeka.info) - Kasus pelecehan seksual di bawah umur,  sampai hari ini masih terjadi. Seperti dialami Tt (14 tahun), Siswi SMP Negeri 2 Buntao', korban pelecehan seksual. Pelakunya diduga pria bernama Esron, seorang warga asal Sa'dan.

Akibat perbuatannya ini, terduga pelaku kemudian dilaporkan ke Polsek Sanggalangi untuk diproses lanjut.

Keluarga korban didampingi Kepala Lembang Rindingkila' Saul Saelaka Patiung melaporkan hal ini dan diterima pihak Polsek, Rabu siang kemarin (23/1).

"Katanya kejadiannya hari Minggu (20/1), habis dari Gereja atau habis sekolah minggu baru diajak itu tukang batu ketemu di To'nanna', di SMP dusun To'nanna'.

Dia (korban) kemudian diajak ke kota langsung ke Bolu. Pulang itu diantar sama temannya sudah keluar darah. Sebenarnya dari kemarin sudah mau dilaporkan tapi pihak polsek minta visum, makanya dari sini kita mau bawa korban ke RS Elim untuk divisum dulu. Neneknya korban dengan istri saya sepupu sekali, mereka bingung jadi saya ambil alih," ujar Saul, via ponsel, dari kantor Polsek Sanggalangi, kemarin siang (23/1).

Korban Tt saat ini duduk di bangku kelas 2 SMPN 2 Buntao. Korban dan keluarganya menetap di dusun Tambun Tana Lembang Sapan Kuakua. Sedang pelaku sendiri di depan korban mengaku seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Toraja.

Kapolsek Sanggalangi, Kompol Linus Kondong, ketika dihubungi petang menjelang malam ini, membenarkan adanya laporan kasus tersebut disampaikan keluarga korban.

Namun, kata dia, pihaknya mengarahkan laporan tersebut ke kantor Polres di Makale. "Diarahkan ke Polres karena harus ditangani PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak). Saya sudah sampaikan ke anggota supaya diarahkan ke Polres. Maksudnya, laporkan langsung ke Polres," jelas Linus. (Tom)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama