// Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. //

Berita Foto

Israel tidak akan bernegosiasi dengan Hizbullah


Duta Besar Israel, Yechiel Leiter, mengatakan meskipun Israel telah setuju untuk melakukan pembicaraan tentang Lebanon di Washington, DC, pada hari Selasa, namun tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah..

Lanjut...

Terjadi lagi Tindak Kekerasan Terhadap Wartawan Di Kota Tangerang


TANGERANG  (wartamerdeka.info)  - Lagi,  seorang wartawan jadi korban tindak kekerasan. Seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang,  diketahui  melakukan tindak kekerasan  terhadap wartawan yang sedang meliput aksi demonstrasi dari Forum Aksi Mahasiswa (FAM) di depan gedung pusat pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Rabu (30/1/2019)

Saat para mahasiswa memaksa masuk ke dalam gedung Puspemkot Tangerang, anggota Satpol PP bersama dengan pihak Kepolisian memaksa mundur para mahasiswa sampai terjadinya keributan  antara para aksi demonstrasi dengan pihak berwajib.

Saat keributan berlangsung, salah satu anggota Satpol PP Kota Tangerang yang belum diketahui identitasnya berteriak wartawan gadungan kepada wartawan TV Nasional.

Sementara yang lainnya, anggota Satpol PP yang diketahui berinisial AM menampar atau melakukan tindak kekerasan kepada wartawan media online berinisial H.

"Saat saya sedang meliput, terjadi keributan antara para mahasiswa yang melakukan aksi dengan pihak berwajib. Saya sedang ngambil gambar tiba tiba saya digampar," terangnya

Dijelaskannya, sebelum melakukan penamparan anggota Satpol PP Kota Tangerang berinisial AM tersebut mengatakan wartawan jangan menjadi sok pahlawan.

"Saat saya mau balik lagi untuk ngambil gambar korban yang giginya berdarah, dia (anggota satpol PP) langsung memutar balik untuk mengejar dan ngebekep terus menampar saya," imbuhnya

Saat dikonfirmasi, Kasatpol PP Kota Tangerang H MumungM mengatakan dirinya tidak mengetahui. Karena dirinya sedang berada di dalam gedung. "Saya gak tau,  saya kan diatas," ujarnya
(Fatah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama