Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kasum TNI : Kegiatan Teritorial TNI Pengabdian Tanpa Batas


JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Hingga saat ini, tingkat kepercayaan publik pada Tentara Nasional Indonesia (TNI), menjadikan TNI sebagai institusi yang paling dipercaya. Hal ini disebabkan oleh kegiatan teritorial yang dilakukan TNI merupakan pengabdian tanpa batas atau tanpa pamrih.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Mayjen TNI Joni Supriyanto pada saat membuka Rapat Koordinasi Bidang Teritorial (Rakorter) TNI Tahun 2019 yang diikuti 180 peserta, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Kamis (14/2/2019).

“Kegiatan pembinaan teritorial TNI, dilaksanakan melalui kegiatan ketahanan wilayah, komunikasi sosial dan bakti TNI untuk membangun kemanunggalan TNI-Rakyat dan pemberdayaan wilayah pertahanan secara dini dalam rangka mewujudkan ruang, alat dan kondisi sosial juang yang tangguh”, tuturnya.

Menurut Mayjen TNI Joni Supriyanto, setiap aparat teritorial harus dapat menyikapi kondisi lingkungan strategis dan perubahan dinamis yang terjadi pada tata kehidupan masyarakat Indonesia. “Untuk itu dalam penerapan Pembinaan Teritorial (Binter) memerlukan improvisasi dan inovasi yang selalu dinamis mengikuti perkembangan kondisi dan sinergitas dengan komponen bangsa lainnya serta kemanunggalan dengan rakyat”, jelasnya.

Kasum TNI mengatakan bahwa tujuan pembinaan teritorial diantaranya memberdayakan potensi wilayah menjadi kekuatan pertahanan, baik secara fisik maupun non fisik. Menurutnya, hal ini sangat sesuai dengan tema Rakorter yang diangkat “Melalui Rakorter TNI Kita Wujudkan TNI Yang Profesional, Loyal, Manunggal Dengan Rakyat Dan Siap Mendukung Tugas Pokok TNI”.

Pelaksanaan Binter oleh Satuan Komando Kewilayahan baik Satkowil maupun non-Satkowil telah mampu menunjukkan hasil yang baik dan memuaskan. “Hal ini sangar berdampak positif terhadap peningkatan citra TNI serta mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat di seluruh pelosok tanah air”, ujarnya.

Kasum TNI mengingatkan bahwa penyelenggaraan pembinaan teritorial agar dilaksanakan secara optimal dan berhasil guna. “Setiap kegiatan harus didasari oleh profesionalitas dan loyalitas yang tinggi serta dilaksanakan dengan keterpaduan dan sinergitas dengan seluruh komponen bangsa”, katanya.(Puspen TNI)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama