Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Musrenbang Kec Lawang, BUMN, BUMD Dan Swasta Diminta Terlibat


MUARA ENIM  (wartamerdeka.info) -  Besaran Rencana  Anggaran Pembangunan yang dibahas pada Musrembang kecamatan Lawang Kidul kabupaten Muara Enim tahun 2020 sebesar Rp 1,1 Triliun dan diimbangi dengan dana yang tersedia pada APBD Kabupaten Muara Enim tahun 2019 sebesar 2,8 Triliun.

"Tentu tidak akan bisa terakomodir secara utuh, "  ujar Wakil Ketua DPRD Kab Muara Enim Dwi Windarti SH.M Hum di tengah acara Musrembang di Aula kecamatan Lawang Kidul Muara Enim,  Kamis (14/02/2019)

Soal besaran anggaran  pembangunan ini,  menurutnya,  yang paling penting adalah sinergitas antara pemerintah daerah, masyarakat dan pelaku usaha, sehingga peran BUMN, BUMD dan BUMS sangat diperlukan untuk lebih aktif lagi dalam merumuskan dan menuntaskan permasalahan yang ada di kecamatan Kawang Kidul.

Dwi menyebut bahwa saat ini ada agenda besar dimana Pemkab dan DPRD akan merencakan pembangunan  jalan alternatif di kecamatan Lawang Kidul tepatnya di wilayah Lingga sekitar Banko Barat menuju desa Tegal Rejo RT 06 mendekati wilayah tempat pemakaman umum TPU.


Dalam pekerjaannya, jalan yang diperkirakan sepanjang dua kilo meter ini,  pihaknya sudah mengkalkulasi nilai melalui Dinas terkait.

"Namun di sini kita juga sudah mengusulkan kepada pihak PT BA untuk melakukan land clearing-nya. Sehingga pada saat pelaksanaannya dapat berjalan sesuai yang diharapkan, " ungkapnya.

Menyambung apa yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD, Direktur Produksi PT BA Suryo Eko merespon bahwa selagi rencana  jalan tidak berada dalam limglup Tambang, maka kita siap duduk bersama dan siap melaksanakan kegiatan tersebut. (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama