TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Laksdya A Taufiq R: Bakamla Telah Diakui Dunia Internasional


JAKARTA (wartamerdeka.info) - "Sebagai upaya  membangun kepercayaan dunia internasional terhadap pembangunan organisasi Bakamla RI menjadi Indonesian Coast Guard, saya telah melakukan upaya diplomasi ke Coast Guard sejumlah negara sahabat. Upaya diplomasi ini mendapat respon positif dari  mereka". 

Hal tersebut  dikatakan Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R., usai melaksanakan olahraga pagi bersama yang diikuti ratusan  personel Bakamla di Taman Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/02/2019).

Respon positif dapat dilihat dari banyaknya undangan dari pimpinan Coast Guard negara sahabat untuk melakukan pembicaraan dan kerjasama dengan Bakamla RI. Saat ini sudah ada beberapa undangan dari petinggi Coast Guard negara-negara sahabat, yang pertama Abu Dhabi kemudian undangan dari  Komandan Coast Guard USA, setelah itu Turki, Yunani kemudian undangan untuk menjadi pembicara di London dalam seminar perihal kemaritiman. 

“Ini merupakan bentuk kepercayaan dunia kepada Bakamla RI”, lanjut pimpinan tertinggi di Bakamla RI itu.

Lebih lanjut Kepala Bakamla RI mengatakan, upaya pembangunan organisasi Bakamla RI sebagai Indonesian Coast Guard juga dilakukan di dalam  negeri dengan upaya kunjungan kehormatan ke beberapa lembaga pemerintah seperti Menpan RB, BPK, KPK, Setkab, DPR, Kemenlu dan Kejaksaan Agung. 

"Yang sudah saya lakukan ini telah dapat membangun kepercayaan pemerintah terhadap Bakamla. Kepercayaan yang telah diperoleh itu sudah sepatutnya kita jaga dengan menunjukkan kinerja yang positif, professional, jujur dan tulus," pintanya.(Humas Bakamla RI)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama