Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pria Mengidap Epilepsi Ditemukan Tewas Di Kamar Mandi


CILACAP (wartamerdeka.info) - Penemuan mayat geerkan warga desa Adireja Wetan. Belakangan diketahui mayat tersebut bernama Bowo (41) warga Jl. Penatusan RT 03T RW 01 Desa Adireja Wetan, Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap.

Mayat pertama kali diketahui oleh Samini (37) yang saat itu saksi hendak mandi. "Saya mau mandi, setelah saya akan masuk kamar madi ternyata pintu terkunci dan tidak ada jawaban dari Korban (Bowo red)," ujar Samini yang merupakan adik korban, Selasa (12/2/2019)

Setelah itu, Samini kemudian memberitahukan peristiwa itu kepada warga setempat Sayem (59) dan Markam Hadi Sukarto (59). Setelah mendengar kabar dari Samini, Hadi Sukanto langsung mendatangi lokasi dan mendobrak pintu kamar mandi."Saya langsung mengabarkan kepada warga. Warga kemudian datang dan mendobrak pintu kamar mandi," ucap Samini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Babinsa Adireja Koramil 08/Adipala Serda Sukarman yang datang pasca kejadian, korban setiap hari sudah terbiasa mandi di kamar mandi tersebut. Korban juga diketahui mengidap penyakit epilepsi.

Diduga saat sedang mandi, penyakit epilepsinya kambuh hingga ia terjatuh. Akibatnya, korban terjatuh dan tidak tertolong lagi.

Saat ditemukan warga, posisi tubuh korban terlentang dan tidak terdapat luka di tubuhnya. Korban diduga mengalami gagal nafas ketika sedang mandi. Sementara luka yang terdapat di tubuh korban diduga akibat terbentur lantai kamar mandi. "Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal di kamar mandi," Babinsa.

Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan tenaga Medis dari Puskesmas Adipala dibantu warga kemudian mengangkat jasad korban dari kamar mandi. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Jenazah korban kemudian di urus keluarganya untuk dimakamkan. "Kematian korban murni kecelakaan karena mengidap penyakit Epilepsi," pungkas Babinsa.(gus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama