// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Rumah Warga Dusun 3 Desa Muara Lawai Kebanjiran


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Hujan yang turun deras pada Senin dini hari (25/2/2019) di Dusun 3, Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, telah menyebabkan banjir

Warga yang  nyenyak tertidur, kaget saat terbangun dari tempat tidur ternyata air sudah masuk dalam rumah di antaranya rumah Darwan dan rumah tetangga lainnya.

Dari pantaun wartamerdeka.info, terlihat air sudah menggenangi  rumah warga. Walaupun warga  berusaha menimba air dengan peralatan seadanya mencegah air tidak masuk dalam rumah akan tetapi usaha tersebut sia sia.

Karena air sangat deras mengalir dari tumpahan pinggir jalan HTI Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim.

Darwan (41 tahun) mengatakan, kalau hujan turun lamanya 1 jam pasti  rumah mereka kebanjiran. Sekarang ketinggian air sekitar lebih kurang 20 cm masuk dalam rumah.

Dia mengharapkan, Pemerintah Desa Muara Lawai dan Kecamatan Muara Enim segera cari solusinya.

Dikatakan juga, di daerahnya  sudah lama setiap hujan agak lama pasti air masuk dalam rumah.

"Itu akibat pembuangan air sering terlalu kecil jadi tumpahan air dari darat semuanya mengalir ke tempat lokasi kami tepatnya dusun 3,  Desa Muara Lawai," ucap Darwan. (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama