TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Danrem 071/Wk Ingatkan Kembali Prajurit dan PNSnya Harus Netral


BANYUMAS (wartamerdeka.info) - Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dalam amanatnya pada Upacara Awal Bulan Maret 2019, mengingatkan kembali kepada segenap prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma beserta Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma "Harus Netral", Senin (4/3/2019) dilapangan Upacara Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Dijelaskan Danrem bahwa agenda politik bangsa Indonesia dalam waktu dekat adalah melaksanakan Pemilu Legislatif dan Presiden yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang. Dalam suasana seperti itu, suhu politik bangsa dan negara akan meningkat. "Terkait hal tersebut, kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena sampai sejauh ini para kontestan Pileg dan Pilpres masih mematuhi aturan yang berlaku. Sehingga stabilitas keamanan Provinsi Jawa Tengah khususnya jajaran Korem 071/Wijayakusuma masih aman dan kondusif", paparnya.

"Menyikapi hal tersebut, sebagai prajurit dan PNS TNI tetap perlu meningkatkan kepekaan dan kepedulian dalam menyikapi perkembangan situasi politik yang terjadi. Sehingga kita mampu melakukan cegah dini dan tangkal dini secara cepat dan tepat terhadap setiap permasalahan yang mungkin bisa teradi", ungkapnya.

"Terkait dengan Pemilu yang akan datang, saya tegaskan kembali kepada segenap prajurit dan PNS TNI Korem 071/Wijayakusuma, Harus Netral. Hindari kegiatan dan tindakan-tindakan yang dapat dinilai oleh masyarakat sebagai salah satu upaya mendukung salah satu pasangan calon peserta Pemilu", tegas Danrem.

Dikatakan pula bahwa, tugas utama TNI AD dalam Pemilu Legislatif dan Presiden adalah membantu Kepolisian dalam mengamankan seluruh rangkaian kegiatan pesta demokrasi, agar dapat berjalan tertib, aman dan lancar sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama