Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ketum Dharma Pertiwi Dampingi Ibu Negara Tanam Mangrove Di Pantai Labuan


BANTEN (wartamerdeka.info) - Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mendampingi Ibu Negara Ny. Iriana Joko Widodo dan Istri Wapres, Mufidah Jusuf Kalla bersama dengan anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) melaksanakan secara simbolis penanaman satu juta mangrove di Pantai Labuan, Kab. Pandeglang, Banten, Senin (11/3/2019).

Kegiatan penanaman satu juta mangrove serentak dilakukan di 10 Provinsi yaitu di kawasan pantai Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Kecamatan Pasir Saleti Lampung Timur, Lemah Wungkuk Cirebon Jawa Barat, Sawo Jajar Brebes Jawa Tengah, Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, Pohuwato Gorontalo, Donggala Sulawesi Tengah Pantai Cereme Nusa Tenggara Barat, Teluk Ambon Maluku dan Pantai Labuan Pandeglang Banten.

Menurut Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, penanaman satu  juta mangrove juga ditanam di 10 Provinsi sebagai peduli terhadap lingkungan hidup. “Penanaman sejuta pohon tersebut dilakukan secara serentak tidak hanya di pantai tetapi di hutan gundul sebagai penghijauan”, ungkapnya.

“Adapun manfaat penanaman mangrove, yaitu penahan terjadinya gelombang tsunami, mencegah erosi dan abrasi pantai, sebagai tempat hidup satwa dan sumber makanan bagi beberapa jenis satwa”, katanya.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama