Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polisi Selidiki Penyebab Terbakarnya Ruko Di Pasar Malingping Yang Tewaskan 4 Orang


LEBAK (wartamerdeka.info) - Satu ruko habis dilahap si jago merah dan menelan 4 korban meninggal dunia di Pasar Simpang Utar, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Kebakaran diduga api berasal dari arus pendek listrik yang kebakaran lantai dasar. Kamis (7/3/2019).

Kapolda Banten melalui Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P mengatakan.  awalnta,  seorang kemanan pasar melihat ada asap tebal dan percikan api yang berada di ruko tersebut.

“Kebakaran tersebut mengakibatkan 1 keluarga yang terdiri dari 4 orang meninggal dunia, seorang lelaki, istri dan kedua anaknya yang di duga pemilik ruko dikarenakan kehabisan oksigen ( CO2 ) disebabkan  banyaknya asap dari lantai bawah menuju keatas, dalam kamar korban yang sedang tidur yang mengkibat korban meninggal,” kata Kabidhumas Polda Banten kepada awak media melalui whatsapp.


Edy Sumardi P menjelaskan, hingga saat ini, Polisi Masih Menyelidiki penyebab pasti kebakaran rulo tersebut. Kuat dugaan sementara akibat asanya arus pendek di lantai dasar ruko yang membuat percikan api menyala.

Atas kejadian tersebut  barang milik korban hangus terbakar diantaranya Spare parts Kendaraan R2 dan R4, mesin printer, 3 Unit Kendaraan dan sementara untuk kerugian materill.

“Kerugian diperkirakan sebanyak  Rp 1.500.000.000 (satu miliyar lima ratus juta rupiah),” jelasnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama