Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kejutan 2 Parpol Baru, Suara Partai Perindo Dan PSI Diprediksi Melejit


JAKARTA (wartamerdeka.info) – Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 sekadar hitungan jam. Direktur Eksekutif IndexPolitica Denny Charter memprediksi pemungutan suara, Rabu (17/04/2019), akan ada banyak kejutan.
Ihwal perolehan suara, menurut Denny, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diprediksi akan memberikan banyak kejutan.

Berdasarkan survei persepsi masyarakat terhadap Pemilu 2019 yang dilakukan IndexPolitica sedari 22 Maret sampai 1 April, tingkat keterpilihan Perindo mencapai 4.01 persen. sementara PSI berada di kisaran 3 persen.

“Maka besar sekali peluang kedua partai baru ini untuk lolos ke Senayan dan melewati parliamentary threshold (PT),” kata Denny di Jakarta, Selasa (16/04/2019).

Prediksi tersebut, Denny melanjutkan, juga didukung dengan informasi dari Platform Big Data Analysis yang dimiliki IndexPolitica.

Denny menjelaskan, IndexPolitica memiliki platform teknologi informasi berbasis Big Data Analysis yang memantau pembicaraan di media sosial dan media online.

Dari data tersebut diperoleh Share of Voice Perindo berada di urutan ketiga sebesar 12.5 persen, setelah PDI-P 25,5 persen dan Gerindra 18.3 persen. Sementara PSI berada di angka disusul 10.56 persen dan berada di peringkat empat.

“Sentimen pembicaraan paling positif dipegang Perindo dan PSI,” ungkap Denny.(T/A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama