Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ketua LS2LP: Program Diklat Pimpinan Ke Deli Serdang Hamburkan Anggaran


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Rencana Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam program Diklat Pimpinan angkatan ke-113 untuk benchmarking ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Sumatera Utara dinilai menghamburkan anggaran.

Ketua Lembaga Studi Sosial Lingkungan dan Perkotaan (LS2LP) Badar Subur mempertanyakan materi apa saja yang akan dipelajari dari Pemkab Deli Serdang. DKI Jakarta sebagai Ibukota negara, jauh lebih unggul dari daerah tersebut.

"Dari mana pemikirannya benchmarking ke Pemkab Deli Serdang? Dari sisi anggaran, program, fasilitas, jelas jauh lah sama DKI Jakarta," ujarnya, Senin (8/4).

Dari data yang diperolehnya, ada 30 peserta diklat pimpinan angkatan ke-113 ditambah panitia. Dan anggaran per peserta mencapai Rp 7,3 juta.

"Bahkan biro perjalanannya An Tours & Travel (inisial) pun tidak jelas. Ini hanya menghamburkan anggaran saja untuk jalan-jalan, lebih baik ratusan juta rupiah untuk pengembangan SDM di masyarakat," tuturnya.

Rencananya para peserta akan berangkat pada Selasa (9/4) besok. Dari itenary yang ada, di hari pertama setibanya di Sumatera Utara, peserta akan diajak melihat Istana Maemun. Kegiatan akan berakhir pada Jumat (12/4).(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama