Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tim Pusenif Kunjungi Kodiklat Yonif 141/AYJP Muara Enim


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) -  Tim Pusenif yang dipimpin  oleh Kolonel Inf Abdul Rahman, didampingi Letnan Kolonel Inf Agus W dan Mayor Arkam mengunjungi Batalyon lnfanteri 141/AYJP, Rabu (10/04/2019).

Kedatangan tim dari pusenif Kodiklat ini disambut oleh Danyonif 141IAYJP Aswin Suladi, S.E.MAK, Wadan Yonif 141/AYJP Mayor Inf Ridwan Efendi, para pasi dan perwira staf Yonif 141/AYJP.

Adapun yang dilaksanakan oleh tim Pusenif Kodiklat di Batalyon lnfanteri 141/AYJP di antaranya melaksanakan pengecekan pasukan yang akan diuji di lapangan AYJP oleh Letkol Inf Agus W.

Kunjungan kepada prajurit Yonif 141/AYJP ini sesuai dengan peraturan panglima TNI tahun 2014 serta mengecek materi dan menyamakan persamaan materi tentang permildas yang dimiliki oleh Yonif 141/AYJP serta mengecek materi yang sudah melaksanakan kursus permildas di Pusenif Kodiklat.

Setelah pengecekan selesai, Mayor Inf Arkrim melatih dan memperagakan gerakan  dan tata cara yang benar dalam melaksanakan dinas dalam keamanan (Diskam).

Kegiatan pelaksanaan materi Permildas ini sangatlah bermanfaat bagi Prajurit Yonif 141/AYJP karena materi yang diberikan adalah materi yang selalu digunakan oleh Prajurit dan tak akan pernah lepas dari dasar menjadi seorang prajurit. (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama