Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Mantan Mendagri Hari Sabarno Meninggal, Akan Dimakamkan Di San Diego Hills Karawang

Menteri Dalam Negeri Kabinet Gotong Royong Hari Sabarno. 
JAKARTA (wartamerdeka.info)  - Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  di  era kepresidenan Megawati Soekarnoputri, Hari Sabarno, meninggal dalam usia 74 tahun, Jumat (31/5/2019).

"Almarhum akan dimakamkan di San Diego Hills Karawang dan akan dilakukan proses pemakaman secara Militer," kata Kepala Pusat Penerangan/Juru Bicara Kemendagri, Bahtiar, Sabtu (01/06/2019).

Menurut rencana, jenazah akan diberangkatkan ke tempat pemakaman pukul 11.00 WIB setelah diserahterimakan dari keluarga ke Negara.

Selanjutnya, pukul 13.00 WIB, akan dilaksanakan prosesi pemakaman militer dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo selaku Inspektur Upacara.

Jenazahnya saat ini disemayamkan di rumah duka di kawasan Kota Wisata Cibubur.

Hari Sabarno lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada 12 Agustus 1944.

Dia menyelesaikan pendidikan di Akademi Militer Magelang dan lulus pada 1967.

Selain menjabat sebagai mendagri, Hari Sabarno juga pernah menduduki posisi Wakil Ketua MPR dari Fraksi ABRI/TNI dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama