// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Serangan Israel memperdalam keretakan di Lebanon


OBeirut, Lebanon – Pada Minggu malam, Georges, 44 tahun, sedang duduk di balkonnya di Ain Saadeh, daerah yang mayoritas penduduknya beragama Kristen di sebelah timur Beirut, ketika teleponnya berdering di dapurnya, Ia berjalan untuk menjawabnya, dan tepat saat ia mengangkat telepon, sebuah ledakan keras mengguncang bangunan di belakangnya.

Lanjut...

Batik Sepanjang 72 Meter Dan Ngulek Massal 1000 Lele Penyet Meriahkan Hari Koperasi Di Lamongan


LAMONGAN (wartamerdeka.info) -  Hari Koperasi ke 72 di Lamongan diwarnai aksi massal 72 orang pembatik dari Desa Sendangagung Kecamatan Paciran membuat batik motif bandeng lele dan paduraksa di kain sepanjang 72 meter.

Di puncak acara yang dilangsungkan di Terminal ASDP Paciran, Rabu (17/7) tersebut, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan juga menggelar  ngulek massal 1.000 lele penyet oleh ibu-ibu anggota koperasi wanita (Kopwan).

Bupati Fadeli Bersama Forkopimda setempat tampak turut guyup dalam aksi membatik dan ngulek lele penyet massal
Lele penyet ini seperti diutarakan Fadeli sudah menjadi kuliner yang melekat dengan Lamongan. Karena banyaknya pengusaha kuliner Lamongan yang menjual lele penyet di berbagai wilayah Indonesia.

“Tapi tadi Saya tidak makan lelenya, hanya mengicipi sambelnya saja. Ini karena Saya asli Lamongan, jadi tidak makan lele,” ujar Fadeli.

Soal produk usaha mikro dan koperasi di Lamongan, Fadeli menyebut sebenarnya sudah baik kualitasnya. Namun perlu ditingkatkan lagi dari segi kemasan dan pemasaran, agar ada nilai tambah dan bisa laku untuk pasar yang lebih luas lagi.

Dia berharap pemerintahan desa yang saat ini sudah memiliki anggaran sendiri, agar mulai berfikir untuk menggunakannya pada program pemberdayaan ekonomi. Tidak hanya digunakan untuk kegiatan pembangunan fisik.

“Di desa sudah ada lembaga ekonomi yang bisa dikembangkan. Bisa melalui badan usaha milik desa, Kopwan, maupun Warung LA,” katanya menjelaskan.


Karena itu dia memberi apresiasi, motif bandeng lele dan paduraksa yang  dibuat batik tidak dalam bentuk harfiahnya, sehingga lebih indah.
Terlebih batik sepanjang 72 meter ini nantinya akan dipamerkan dalam pameran tingkat Jawa Timur di Grand City. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama