// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Kejari Cianjur Gelar Pemusnahan BB Narkotika


CIANJUR (wartamerdeka.info) - Kejaksaan Negeri Kabupaten Cianjur menggelar pemusnahan barang bukti narkotika dan barang bukti lainnya yang berkekuatan hukum tetap, di halaman kantor Kejaksaan Negeri Cianjur, Jl. Dr. Muwardi Bojongherang Cianjur, Senin (08/07/2019).

Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur Yudhi Syufriadi mengatakan, pada Semester pertama di tahun 2019 ada sebanyak 117 Kg narkotika jenis ganja dan 68 gram jenis sabu-sabu dari 67 perkara tindak kejahatan narkotika.

“Barang bukti hari ini salah satunya tindak perkara kejahatan narkotika. Selain narkotika ada 24 barang bukti lain yang dimusnahkan seperti senjata tajam, timbangan ganja dan timbangan sabu-sabu dan barang bukti lain sesuai dengan keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” kata Yudhi.


Ia mengatakan, untuk ganja di tahun ini cukup banyak bahkan meningkat dari tahun sebelumnya.

“Memang untuk semester ini paling banyak, ada banyak juga barang bukti yang dikembalikan seperti roda dua maupun roda empat,” tuturnya.

Ia berharap dengan digelarnya pemusnahan barang bukti masyarakat dapat mengetahui tupoksi Kejaksaan dalam penanganan perkara.

Harapannya masyarakat bisa melihat secara transparan bahwa kejaksaan telah melaksanakan tupoksinya untuk pelaksanaan penanganan perkara.

"Dan semoga tindak pidana khsusus di Kabupaten Cianjur ini menurun,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaan pemusnahan Barang Bukti turut hadir Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan ( Kasi BB-BR ) Ema Siti Huzaemah Ahmad, SH., MH,Kasi Intel sebagai Jaksa Penuntut Umum Mali Dian,SH.MH,serta Kasubagbin dan para Kasi lainnya dengan disaksikan seluruh jajaran pegawai Kejari Cianjur dan lainnya.(Khoer)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama