# Pakistan ‘Siap Menjadi Tuan Rumah Pembicaraan AS-Iran’: Akankah Upaya Perdamaian Terbaru Berhasil? # Pesawat Hercules Angkatan Udara Kolombia jatuh saat lepas landas, sedikitnya 66 orang tewas dan puluhan lainnya terluka # Kuba memulihkan aliran listrik setelah padam selama 29 jam di tengah blokade minyak AS setelah 10 juta penduduk diliputi kegelapan. # Pesawat Air Canada bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran di Bandara LaGuardia New York, Minggu malam, pilot dan kopilot tewas, dan melukai beberapa orang.

Kecelakaan pesawat militer Kolombia menewaskan sedikitnya 66 orang dan melukai puluhan lainnya

Lemhanas RI Persatukan Berbagai Elemen Masyarakat Dengan Dialog Wawasan Kebangsaan


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Sebanyak 100 peserta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat mengikuti Dialog Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI, di Gedung Tri Gatra, Gedung Lemhanas RI.

Direktur Sosial Media Lemhanas RI, Laksma TNI Erman Syafri mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pencerahan dan pemahaman kepada para peserta, terkait wawasan kebangsaan.

"Agar peserta bisa memahami nilai kebangsaan, berdasarkan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya, Selasa (09/07/2019).

Para peserta akan mengikuti rangkaian materi-materi wawasan kebangsaan, dengan diselingi oleh diskusi panel dan juga diskusi kelompok.

Gubernur Lemhanas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo dalam sambutannya ingin melalui kegiatan ini para peserta bisa memiliki jiwa patriotisme dan sifat kebangsaan yang tangguh untuk menghadapi era globalisasi saat ini.

"Karena rasa kebangsaan dan jiwa nasionalisme yang tinggi, akan mendorong kita untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa. Membela kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan," ujarnya.

Agus pun berpesan, agar kegiatan ini menjadi wadah untuk bertukar pikiran serta pengalaman antar peserta. "Jadikan sebagai wadah bertukar pikiran guna menyatukan dan memperjuangkan kepentingan bangsa," tegasnya.

Sementara salah satu peserta dari Jawa Tengah, Catur Priyo Putranto berharap agar Dialog Wawasan Kebangsaan ini bisa fokus untuk menyatukan kembali pemikiran seluruh wakil dari masyarakat yang menjadi peserta untuk persatuan Indonesia.

"Jangan ada berbau kepentingan politik. Karena masih ada peserta yang dialeknya berisi perbedaan, yang kemarin itu masih dibawa. Nilai wawasan kebangsaan yang harus ditekankan, agar peserta nantinya bisa benar-benar menjadi agen perubahan," harapnya. (B/A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama