// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Nazmudin, Terdakwa Kasus Narkotika Divonis 1,5 Tahun, Lebih Rendah Dari Tuntutan Jaksa


KOBAR (wartamerdeka.info) - Sidang putusan Perkara kasus Narkotika atas nama terdakwa  Nazmudin dari  Kabupaten Sukamara  digelar di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, Selasa  (9/7/2019).

Tiga orang anggota hakim yang bertugas menyidangkan perkara itu, yaitu, Iman Santoso SH,MH selaku ketua Majelis Hakim, didampingi dua anggota  hakim yaitu  Iqbal Albanna dan Mantiko Sumanda Mochtar dengan Panitera Pengganti Johanis SH.

Dalam persidangan nampak terdakwa Nazmudin tertunduk sambil mendengarkan pembacaan putusan oleh ketua Majelis Hakim yang disampaikan oleh Iman Santoso.

Dalam amar putusannya majelis hskim  menjatuhkan pidana selama satu tahun enam bulan. Putusan ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntutnya dua tahun hukuman penjara.

Dalam putusan itu, beberapa barang bukti bong dan HP milik terdakwa dirampas untuk negara sementara barang bukti mobil dikembalikan kepada terdakwa.

Menanggapu putusan tersebut,  terdakwa masih belum menerima dan mengatakan pikir pikir

Ketika dikonfirmasi kepada Jaksa penuntut umum. Gomgoman H Simbolon SH,MH selaku jaksa pengganti, karena  jaksa yang menangani perkara itu adalah  Jonathan S Martua SH  berhalangan hadir, nengatakan pihaknya menerima vonis  tersebut.

"Putusan tersebut dua pertiga dari tuntutan dan pula terdakwa hanya pemakai bukan pengedar sehingga, kami bisa menerima putusan tersebut," ucap Gomgoman pada wartawan.(Taufik Hidayat)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama