Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pemkab Muara Enim Gelar Lomba Balita


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim melalui bidang kesehatan masyarakat menggelar Lomba Balita Indonesia tingkat Kabupaten Muara Enim yang dilaksanakan pada Selasa sore (02/07/2019)  di Balai Agung Serasan Sekundang Kabupaten Muara  Enim.

Ketua Lomba Balita Indonesia tingkat Kabupaten Muara Enim Elya Susita SKM MM mengatakan,  kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia melalui upaya pembinaan dan pengembangan kesehatan dan kesejahteraan balita yang dimulai sejak dini sehingga tercipta proses tumbuh kembang yang optimal.

Mengenai peserta lomba terdiri dari 44  balita. Terbagi dalam kelompok umur 6 hingga 24 bulan  sebanyak 22 balita,   kelompok umur 25 hingga 59 bulan sebanyak 22 balita.


Dan juri dari lomba balita Indonesia terdiri dari dokter spesialis anak, dokter gigi, dokter umum, psikolog dan ahli gizi, bidan, dan perawat rawat gigi yang berasal dari RSUD HM Rabain dan Dinas Kesehatan Muara Enim  urainya.

Wakil bupati Muara Enim H Juarsah menyampaikan bahwa lomba balita Indonesia tingkat Kabupaten Muara Enim tahun 2019 salah satu tujuannya adalah mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas produktif agar tercipta generasi penerus yang tangguh dan handal bagi pembangunan khususnya di Kabupaten Muara Enim.

Dikatakan oleh wabup, masalah gizi kurang dan gizi buruk menjadi permasalahan di bidang kesehatan saat ini.

"Seringkita dengar masalah stunting atau perawakan pendek yang merupakan kekurangan asupan gizi terutama 1000 hari pertama kehidupan sampai anak berumur 2 tahun. Menyikapi ini saya menghimbau kepada semua pihak  untuk berperan aktif dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Muara Enim," katanya.

Selanjutnya wakil bupati juga mengucapkan selamat kepada para pemenang yang mengikuti lomba pada hari ini dan hendaknya terus menjaga kondisi kesehatan anaknya.

"Mereka ini akan mewakili Kabupaten Muara Enim pada lomba balita Indonesia tingkat provinsi yang akan dilaksanakan pada  17 Juli 2019 di Palembang," ungkapnya. (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama