Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Presiden Jokowi Tinjau KEK Pariwisata Labuan Bajo

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menerima ayam jantan dari Gubernur NTT sebagai simbol adat saat tiba di Bandara Komoro, Manggarai, NTT, Rabu (20/7) siang. (Foto: Rahmat/Humas)


MANGGARAI BARAT (wartamerdeka.info) -Usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-73 di Lapangan Monas, Jakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo langsung menuju Bandara Halim Perdana Kusuma untuk bertolak menuju Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (10/7) siang.

Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa rombongan Presiden Jokowi untuk kunjungan kerja tiba di Bandara Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) Rabu (10/7) siang.

Kedatangan Presiden disambut oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat dengan Tarian Tiba Meka, yang merupakan tarian khas Flores Barat untuk menyambut kunjungan tamu istimewa.

Di Bandara Komodo, Jokowi menyempatkan diri meninjau rencana perluasan bandara yang diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo.

Menurut rencana Presiden akan berada di NTT selama dua hari untuk meninjau sejumlah proyek infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Labuan Bajo.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan ini antara lain Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama