Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Warga Binaan Lapas Muara Enim Gelar Pelatihan Kerajinan Kain Jumputan Lemang


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Kembali Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim  berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada Warga Binaan untuk menjadi insan yang lebih baik sepulangnya dari proses pembinaan di Lapas Muara Enim

Kali ini Lapas Muara Enim menggandeng Pengerajin Kain Jumputan Palembang melakukan kerjasama untuk memberikan pelatihan pembuatan Kain Jumputan Lemang yang dibuka langsung oleh Kepala Lapas Muara Enim, Kamis (11/07/2019).

Pada Kesempatan tersebut Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat langsung membuka pelatihan warga binaanya.

Dalam sambutannya dia mengatakan, "Kita patut bersyukur dengan adanya kesediaan Pihak Eksternal untuk membagi pengetahuan khusus kain Jumputan bagi para Warga Binaan Lapas Muara Enim."

“Oleh Karenanya Warga Binaan yang ikut dalam pelatihan ini diharapkan dapat menyerap  ilmu kain jumputan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga hal tersebut menjadi bekal yang konstruktif di kemudian hari," ujar Hidayat.

Dikatakannya,  pelatihan kain jumputan ini merupakan usaha kita dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal, pada umumnya kain jumputan ini merupakan Khas dari kota Palembang namun dengan pengaruh budaya lokal muara enim seperti salah satunya Lemang.

"Maka kita ingin menciptakan suatu perpaduan budaya antara Kota Palembang dan Kabupaten Muara Enim sehingga dapat melahirkan sebuah icon budaya baru di Kabupaten Muara Enim yaitu adanya Kain Jumputan bermotif Lemang,” tutur Hidayat.

Menurutnya, pelatihan ini juga bagian dari upaya untuk menyongsong Revitalisasi Pemasyarakatan yang telah di -ejawantahkan sebelumnya oleh Direktur Pemasyarakatan.

Kegiatan kerajinan kain Jumputan Lemang ini nantinya akan terus digelorakan dan dilakukan produksi secara kontinnyu.

"Ini menjadi kewajiban dari Lapas Muara Enim yang sebelumnya telah ditetapkan menjadi Lapas Medium Security yang artinya Lapas Muara Enim Wajib adanya kegiatan pembinaan terhadap Warga Binaan,"  pungkasnya. (Agus v)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama