Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kunjungi Kelurahan Pai dan Laikang, Ketua TP PKK Sulsel Lies F Nurdin Bagikan Perlengkapan Sekolah


MAKASSAR (wartamerdeka.info) - Ketua TP PKK Sulsel, Liestiaty F Nurdin, berkeliling membagikan ratusan perlengkapan sekolah Kelurahan Pai dan Laikang, Jumat (9/8). Lies terlihat sangat senang bisa berada dekat dengan anak-anak dan sejumlah masyarakat Kelurahan Laikang.

"Alhamdulillah kami sudah keliling hari ini membagikan bantuan tas sekolah dari PT Energi Sengkang. Senang sekali bisa bertemu masyarakat dan menyalurkan bantuan langsung," terang Lies.

Di kawasan padat penduduk ini, Lies membagikan bantuan sebanyak 150 perlengkapan sekolah dan snack untuk anak-anak, juga kain seragam untuk ibu-ibu majelis ta'lim.

Lulusan magister dari Faculty of Fisheries Kyushu University Japan ini juga tak lupa mengingatkan masyarakat untuk mengurangi penggunaan air minum kemasan plastik sekali pakai.


"Ibu-ibu kalau bisa jangan pakai botol plastik kemasan yang satu kali pakai. Janganki nah!  Karena sudah ada hasil penelitian, kalau di dalam air tersebut banyak mengandung mikroplastik yang dapat memicu kanker," pesan Lies.

Pada kesempatan tersebut, Lies mengungkapkan kebahagiaannya bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mendengarkan keluhan mereka.

"Alhamdulillah senang sekali bisa ada di sini, mendengar lansung masalah-masalah apa yang ada di sekitar masyarakat. Seperti kebutuhan air bersih yang masih sangat minim dan taman bermain untuk anak tidak ada sama sekali," ucapnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama