Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Personel Satbrimob Polda Banten Yon A Pelopor Laksanakan Korve Rumah Korban Terdampak Gempa


PANDEGLANG (wartamerdeka.info) - Personil Brimob Polda Banten Yon A Pelopor bersama jajaran Polres Pandeglang dibantu masyarakat merobohkan rumah ibu Rati yang terdampak kerusakan yang parah pasca gempa bumi di Kampung Cikupa Pasir RT.02/04, Desa Ramaen, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Minggu (04/8/2019).

Diketahui, sebanyak 20 Personil Brimob Yon A Pelopor dipimpin oleh Aipda Taufik Hidayat melaksanakan korve di kediaman ibu Rati yang terdampak gempa bumi.

"Alhamdulillah, personil Brimob berikut jajaran Polres Pandeglang dan dibantu masyarakat dapat merobohkan rumah ibu Rati yang terdampak kerusakan yang parah pasca gempa bumi," kata Kapolres Pandelang AKBP Indra Lutrianto, kepada wartawan usai melaksanakan Korve di kediaman ibu Rati.

Indra menambahkan, jajaran Kepolisian dalam hal Polda Banten serta dibantu TNI-Polri akan terus intens melaksankan Korve guna membantu warga terdampak pasca gempa bumi hingga kondisinya normal kembali.


Menurutnya, selain membantu kerusakan materil, pihaknya juga akan terus membantu pemulihan trauma. Terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi ini.

"Ini bentuk kehadiran negara bagi rakyat. Tentunya dengan melaksanakan Korve, masyarkat dapat terbantu, baik itu sikis akibat trauma gempa bumi maupun kemanan kamtibmas," tukasnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama