Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Peserta dan Panitia Seleksi PAG Polda Banten Tandatangani Pakta Integritas


SERANG (wartamerdeka.info)  - Puluhan anggota di Jajaran Polda Banten mengikuti Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG)  T.A. 2019. Sebanyak 58 peserta seleksi berikut panitia penyelenggara menandatangani Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah di Ruang Utama Polda Bnaten, Jum'at (30/8/2019).

Penandatanganan Pakta Integritas ini dihadiri oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs Tomex Korniawan, Pejabat Utama, sejumlah panitia dan peserta seleksi PAG berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu).

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Banten menyampaikan amanat Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir M.Si pada seleksi PAG harus berjalan dengan bersih dan transparan serta akan dikenai sanksi apabila ditemukan adanya kecurangan baik peserta maupun panitia.

"Saya tidak menginginkan ada permainan dan saya tidak berkompromi dan akan menindak tegas terhadap penyimpangan dalam seleksi," kata Brigjen Pol Tomex Korniawan.

Ia mengingatkan kepada seluruh peserta maupun panitia seleksi SAG untuk berpegang teguh terhadap sumpah dan janji yang diucapkan.

”Jangan diabaikan sumpah itu," tegasnya.

Sementara itu Kabag Dalpers Biro SDM Polda Banten W Pieter Octovianus mengatakan persyaratan peserta seleksi salahsatunya tidak mempunyai catatan sanksi tugas selama berdinas.

"Berkinerja baik, tidak ada cacat atau cela selama pengabdiannya sebagai anggota Polri. Juga mendapatkan rekomendasi dari Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dimana peserta bertugas," ungkapnya.

Peserta seleksi PAG mulai dari tanggal 5 Agustus hingga pertengahan September 2019 akan mengikuti uji kompetensi. Tahap demi tahapan pengujian dilakukan yang diawali pemeriksaan administrasi, Psikologi, kesehatan, kesemaptaan jasmani, kompetensi manajerial. (A)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...