Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Terjadi Di OKU...Modus Penipuan Dengan Menggunakan Akun WhatsApp Orang Lain


OKU (wartamerdeka.info) - Media sosial baik FB maupun WA sangat rentan disalah gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan cara meretas  WhatsApp (WA) orang lain untuk modus penipuan.

Salah seorang warga Baturaja OKU Sumsel, Eno Ruskam sangat resah. Karena WA miliknya, telah diretas orang tidak bertanggungjawab, dan telah dipergunakan oknum tersebut untuk menipu dengan  meminta ditransfer sejumlah uang 3 juta rupiah ke rekening pelaku. Dengan modus mau pinjam uang ke teman teman korban (Eno).

Saat dikonfirmasi, Eno membantah dan juga mengatakan, bahwa dia merasa tidak pernah mau pinjam atau pun minta ditransfer uang ke rekening miliknya.

Selanjutnya Eno menyampaikan kepada teman-temannya agar berhati-hati.

"Kalau ada yang mau pinjam, meminta nomor rekening ataupun minta ditransfer sejumlah uang atas nama saya (Eno Ruskam) itu bukan dari saya," jelas Eno sabtu.(24/8/2019).

Suraya salah seorang temannya Eno yang juga tergabung dalam salah satu grup WhatsApp menyampaikan,  di dalam grup alumni rata-rata sudah di chat oleh orang yang sama untuk meminta sejumlah uang yang jumlahnya sama yakni 3 juta rupiah.

Lebih lanjut ujar Suraya, beruntung  yang tergabung dalam grup alumni saling memberi kabar bahwa, ada chat dari Eno untuk meminta ditransfer uang, dan ternyata teman yang lain juga sudah mendapatkan chat WA yang sama.

*Akhirnya kami sepakat untuk mengeluarkan dan memblokir WA akun milik saudara Eno," pungkas Suraya.

Sampai berita ini dibuat Eno dan teman - temannya baru berencana akan melaporkan peristiwa ini kepada pihak yang berwajib. (Maret)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama