Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Gorontalo Serahkan 200 Rumah Layak Huni Ke Warga Miskin Di Asparaga

Selama Tiga Tahun Sudah Ada 8000 Rumah Layak Huni Yang Dibangun

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat penyerahan rumah layak huni di Kec Asparaga
GORONTALO (wartamerdeka.info) - Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menyerahkan 200 unit Rumah Layak Huni (Mahyani) kepada masyarakat miskin di Kecamatan Asparaga. Mahyani itu merupakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau lebih dikenal program bedah rumah.

Peresmian dan serah terima Mahyani ditandai dengan gunting pita oleh Bupati Nelson bersama kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Rahmat Doni Lahatie, Jumat (6/9/2019).

"Warga yang mendapatkan bantuan Mahyani, kita himbau dapat memanfaatkan rumah sebaik-baiknya, agar rumah tersebut bisa nyaman di tempati," kata Nelson.

Bupati Gorontalo juga menjelaskan, pemerintah menargetkan 2000 unit rumah setiap tahunnya diberikan kepada masyarakat yang betul-betul belum memiliki rumah. Pihaknya mengaku, dalam masa kepemimpinannya selama tiga tahun sudah ada 8000 rumah yang dibangun.

"Semoga tahun depan menjadi 10000 rumah yang akan kita bangun. Di Kabupaten Gorontalo ada kurang lebih 20 ribu kepala keluarga yang belum memiliki rumah dan kita menargetkan 50 persen dari jumlah itu," ungkapnya.

Selain pembangunan rumah, Nelson juga akan memasang listrik dan air di Mahyani tersebut. Bahkan warga miskin akan diberikan usaha sebagai modal untuk kehidupan mereka.

"Saya sudah bilang sama dinas-dinas terkait agar bukan sekedar membangun rumah. Namun harus juga terpasang listrik dan air. Ini secepatnya akan kita lakukan," pintanya. (Irf)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama