Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Morian Warga Asal Papua Betah Tinggal di Serang Provinsi Banten

Morian Womsiwor (35) warga asal Papua dari Kabupaten Biak Numvor yang sudah 5 tahun menjadi bagian warga Cipocok Jaya
SERANG (wartamerdeka.info)  - Morian Womsiwor (35) warga asal Papua dari Kabupaten Biak Numvor yang sudah 5 tahun menjadi bagian warga Cipocok Jaya, Serang, Provinsi Banten merasa diterima dengan baik seperti warga masyarakat lainnya. Hal ini disampaikan Morian kepada awak media, Selasa (02/09/2019) di kediamannya di wilayah Serang.

Selanjutnya, Morian menjelaskan bahwa haknya untuk tinggal di perantauan, khususnya Provinsi Banten sama halnya dengan warga Indonesia dari daerah lainnya.

"Kami warga papua memiliki kekurangan dan juga kelebihan. sebagai sesama orang Indonesia, kita saling mengisi dan berbagi dengan saudara-saudara daerah lain untuk kemajuan bersama,"terang Morian

Morian yang berasal dari suku Biak ini menghimbau kepada saudara-saudara setanah air Indonesia, bahwa Tuhan Yang Maha Esa telah mentakdirkan kita semua menjadi saudara sebangsa dan setanah air Indonesia. Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI yang telah terbukti menjadi perekat suku bangsa dan bahasa daerah.

"Kami Indonesia dan Akan Tetap Indonesia,"tutup Morian dengan tegas dan suara lantang khas miliknya. (Ary/Bidhum)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama