Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pengamanan Natal di Kupang


KUPANG (wartamerdeka.info) - Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si., meninjau pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu (22/12/2019).

Pada hari pertama kunjungan kerja ke Kupang kali ini, Panglima TNI bersama rombongan melihat langsung pengamanan di Gereja GMIT Jemaat Koinonia, Kuanino dan Gereja Katholik Katederal Kristus Raja Kupang. Peninjauan tersebut guna melihat langsung situasi keamanan di Kupang dan meyakinkan rencana pengamanan Natal dan Tahun Baru telah siap, sehingga TNI-Polri mampu menghadirkan rasa aman dalam pelaksanaan Peringatan Natal dan Tahun Baru.

Sebelum melihat langsung pengamanan di kedua gereja tersebut, Panglima TNI mengadakan rapat koordinasi di Mapolda NTT yang diikuti oleh segenap pejabat TNI-Polri di wilayah NTT. Dalam kesempatan itu, Panglima TNI menyampaikan bahwa pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, harus dapat belajar dan merujuk pada pengamanan tahun 2018. Masing-masing instansi telah mengetahui titik-titik kritis sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengatakan bahwa dalam perayaan Natal dan Tahun Baru tentunya akan melibatkan pergerakan masyarakat dan kendaraan dalam jumlah cukup besar. Oleh karenanya, dibutuhkan pelayanan publik di setiap wilayah dan jaminan keamanan yang prima. Dengan demikian, sudah seharusnya semua pihak mewaspadai dan mempersiapkan segala sesuatu sesuai bidang tugas masing-masing.

Dalam pengamanan event besar tersebut, yang patut diperhatikan juga adalah bukan sekadar mengamankan masyarakat, tetapi juga mengamankan petugas-petugas yang ditempatkan di lapangan. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama