Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

PP KB PII Fokus Pada Agenda Pendidikan, Kelembagaan Dan Sosial Kemasyarakatan


JAKARTA (wartamerdeka.info) - "KB PII sebagai perekat ummat, tentunya tidak mudah mewujudkannya. Yakni menjadi perekat umat diantara ormas ormas Islam yang ada. Nah, oleh karena tidak gampang, maka KB PII akan terus berupaya untuk mewujudkan itu, atau minimal mampu menjadi perekat umat dimana berada," ungkap Nasrullah Larada, ketua umum KB PII Pusat saat melantik Pengurus KB PII periode 2019-2020, hasil muktamar ke 6 di Jogja, yang berlangsung di Gedung Krida Bhakti, komplek Setneg, Jakarta, Sabtu, (22/2/2020).

Menurut Nasrullah, ada 3 agenda yang harus menjadi prioritas sebagaimana rekomendasi yang dihasilkan pada muktamar di Jogja, yakni, fokus pada penataan organisasi dan kelembagaan. Konsolidasi organisasi mulai dari tingkat Pengurus Pusat hingga Cabang di Tingkat Kabupaten/Kota.

Kedua, masalah Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kita punya Regana (Relawan Penanggulangan Bencana). Sudah terbukti banyak terjun di berbagai bencana dari Bencana Tsunami Aceh hingga Bencana Gempa NTB. Peran mereka tidak kalah dengan lembaga sejenis yang sudah lebih dulu ada. Sayangnya, selama ini lembaga tersebut belum bisa dikelola secara baik dan profesional," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Ketum yang terpilih untuk kedua kalinya ini, kedepan Regana harus menjadi lembaga penanggupangan bencana dan membawah misi sosial kemanusiaan yang berkembang dengan sistem management yang lebih moderen.

"Banyak peran Regana KBPII dalam penanggulangan Bencana yang belum terekspos dengan baik. Demikian juga manajemen yang masih konvensional sehingga potensi KB PII di bidang penanggulangan bencana ini belum maksimal," ungkap Nasrullah Larada.

Selain Regana, KB PII akan terus memantapkan lembaga sosial lain, yakni LAZIS Catur Bhakti KB PII. Yakni, Lembaga Amil Zakat dan Sodaqoh.
Sebuah lembaga yang memiliki program pada sisi sosial kemasyarakatan

“Kita juga terus akan fokus pada program LAZIS Catur Bhakti KBPII yang nantinya akan menjalin sinergi dengan program-program sosial kemasyarakatan lainnya,” tambah Nasrullah.

Hadir pada kegiatan pelantikan ini, Ketua Dewan Pertimbangan Soetrisno Bachir, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Prof Arismunandar, Ketua PW Jatim yang juga anggota komisi X DPR RI Profesor Zainudin Maliki, Ketua DDII Pusat M Siddiq, Ketua STII Fathurrahman Mahfudz, Ketum PB PII Husin Tasrip Makruf, Ketum PP GPII Masri Ikoni, pengurus KB PII periode 2019-2020, anggota KB PII se jabotabek dan  juga anggota PB PII.(Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama