Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Panglima TNI Tinjau Kontainer Isolasi Medik Udara TNI AU


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. meninjau Kontainer Isolasi Medik Udara (KIMU) TNI AU yang terpasang pada pesawat  Hercules C-130 A-1327, bertempat di Skadron Teknik 021 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020).

Dalam peninjauan tersebut, Panglima TNI didampingi  oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, Pangkoopsau I Marsda TNI M. Khairil Lubis, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, Aslog Kasau Marsda TNI Abdul Wahab, Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI M. Tonny Harjono dan Kadiskesau Marsma TNI Isdwiranto.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Udara (Kadiskesau) menjelaskan kepada awak media bahwa Kontainer Isolasi Medik Udara dipersiapkan TNI untuk mengevakuasi pasien diduga suspect Covid-19 yang membutuhkan tindakan darurat untuk dibawa ke Rumah Sakit Rujukan dari satu daerah ke daerah lain.

Bila nantinya  ada pasien yang diduga positif Covid-19 dimasukan ke dalam  kontainer isolasi  yang memiliki tekanan negatif dan sinar Ultraviolet.

Tekanan negatif dan sinar Ultraviolet yang ada dalam kontainer mampu membunuh virus dan bakteri, sehingga diharapkan pasien yang telah diisolasi dalam kontainer tersebut sudah bersih dan terbebas dari virus atau bakteri.

Kadiskesau juga mengatakan bahwa Kontainer Isolasi Medik Udara untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona dilengkapi dengan High Efficiency Particulate Air (HEPA) yang mampu menyaring partikel virus yang tertangkap dan diberikan sinar Ultraviolet dengan tekanan negatif, sehingga udara yang dihasilkan menjadi bersih.

Kontainer Isolasi  tersebut mampu menampung delapan pasien dan diawaki oleh beberapa dokter spesialis dan tim medis, sehingga mampu memberikan pelayanan yang cepat dengan hasil maksimal. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama