// Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Juru Bicara Houthi Memperingatkan Serangan Jika Kapal AS Menyerang Iran dari Laut Merah


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Seorang juru bicara pemberontak Houthi di Yaman telah memperingatkan kemungkinan serangan terhadap militer AS jika kapal angkatan laut Amerika menyerang Iran dari Laut Merah.

Lanjut...

WMChannel


 

Tidak Ada Riwayat Luar Kota, Pasien Dalam Pengawasann Corona Di Cilacap Meninggal


CILACAP (wartamerdeka.info) - Satu lagi, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona meninggal dunia di Kabupaten Cilacap. Pasien tersebut merupakan pasien yang sedang menjalani isolasi di RSUD Cilacap.

Hal itu seperti laporan harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap, pada Jumat (27/3/2020)

Dengan demikian, hingga Jumat (27/3/2020) petang, secara keseluruhan terdapat 3 PDP asal Cilacap yang meninggal dunia

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Cilacap M Wijaya mengatakan, Jumat (27/3/2020) dini hari seorang PDP berjenis kelamin perempuan berusia 13 tahun meninggal dunia.

"Pasien merupakan seorang santri pondok pesantren di Kecamatan Kawunganten. Pasien tidak ada riwayat ke luar kota, aktivitas sehari-hari di pondok pesantren," kata Wijaya melalui siaran pers.

Wijaya menjelaskan, pasien datang ke poli anak, Senin (23/3/2020) dengan keluhan, batuk, sesak nafas dan demam.

"Hari Selasa (24/3/2020) dilakukan swab orofaring dan nasofaring. Kemudian Kamis (26/3/2020) dilakukan swab kedua, pengambilan sputum dan serum," jelas Wijaya.

Namun, Kamis malam kondisi pasien semakin menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia Jumat pukul 03.30 WIB.

"Sebelumnya pada tanggal 20 Maret pasien sempat berobat di puskesmas dan dirontgent di sebuah rumah sakit dengan hasil bronkhopenumonia," ujar Wijaya.(gus/reonkpost)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama