TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wah....PM Inggris Boris Johnson Positif Virus Corona

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

ADA
kabar mengejutkan dari Inggris. Setelah Pangeran Charles, kini dikabarkan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson positif virus corona. Kantor berita Inggris Reuters menyebut, sebelum dinyatakan positif Johnson mengalami gejala ringan.

Saat ini, Johnson tengah melakukan isolasi diri secara mandiri. Meski terkena corona, Johnson memastikan akan tetap menjalankan tugas sebagai PM.

"Dalam 24 jam terakhir saya mengalami gejala ringan dan dinyatakan positif virus corona. Saya sekarang melakukan isolasi mandiri, tapi saya tetap akan memimpin respons pemerintahan melawan virus melalui konferensi video," kata Johnson.
Boris Johnson

Sejauh ini ada 11 ribu lebih penderita virus corona di Inggris, 580 meninggal dunia. Dalam pemodelan yang diumumkan pekan lalu, jika Inggris diam saja, maka 81 persen rakyatnya akan terinfeksi virus corona, 510 ribu meninggal dunia.

Namun Johnson memilih bertindak dengan melakukan lockdown selama tiga minggu mulai Senin lalu. Lockdown diharapkan mampu mencegah penyebaran corona di negara tersebut.

Sebelumnya Pangeran Charles telah lebih dulu dinyatakan positif corona. Beberapa hari sebelum dinyatakan positif, Charles bertemu dengan Johnson. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama