// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pemkot Bekasi Hentikan Pelaksanaan Check Point


BEKASI (wartamerdeka.info) - Pemerintah Kota Bekasi menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Bekasi nomor 443.1/714/SET.COVID-19 pada 16 Juni 2020.-

Dalam surat edaran tersebut tertuang tentang menghentikan aktivitas pengawasan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di 14 lokasi check point.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Enung Nurholis saat dihubungi mengatakan, selain penghentian aktivitas pengawasan PSBB, dalam surat edaran juga tertulis tiga poin lainnya.

Yakni, melakukan pembongkaran seluruh tenda, peralatan pada check point dan fasilitas lainnya.

"Seluruhnya sudah dihentikan ada 14 pos check point, kami dan jajaran telah membongkar tenda, peralatan dan fasilitas di pos checkk point," jelas Enung, melalui telepon seluler, hari ini.

Enung menambahkan seluruh personil petugas gabungan dikembalikan ke unit kerja dan/ atau kesatuan masing-masing.

"Seluruh personil gabungan telah kita tarik ke unit kerja, pemberhentian aktivitas telah dimulai sejak Selasa (16/6/2020) kemarin." kata Enung.

Enung pun berpesan, meskipun check point' telah ditiadakan, namun perilaku masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

" Tetap waspada dan berhati-hati, saling menjaga dengan terus menerapkan protokol kesehatan dimanapun, demi kesehatan," tutup Enung. (Tyo/Humas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama