TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Personel Kesehatan Satgas Yonif 125/Simbisa Obati Warga Yang Mengalami Luka


MERAUKE (wartamerdeka.info) - Personel Tim Kesehatan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, memberikan pertolongan medis kepada ibu Antaneta Kaimo (42 th) warga Kampung Sipias, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, yang mengalami luka robek di tangan dan datang berobat ke Pos Kotis, Senin (22/6/2020).

Dansatgas Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan, salah seorang anggota Tim Kesehatan Satgas Yonif 125/Simbisa, yakni Sertu A. Sigalingging memberikan penanganan medis mulai membersihkan lukanya dilanjutkan menyuntikkan obat bius dan selanjutnya tindakan penutupan luka dengan cara menjahitnya.

“Kita berkewajiban membantu kesulitan masyarakat yang ada di sekitar kita. Sekecil apapun tindakan yang kita lakukan mudah-mudahan dapat membantu kesulitan warga,” ujarnya.

Dansatgas berharap, kehadiran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Merauke pada umumnya.

Ditemui usai menjahit luka, Sertu A. Sigalingging menyarankan kepada Antaneta Kaimo agar datang kembali tiga hari kemudian untuk memeriksakan kondisi luka pada tangannya.

Sementara itu, Antaneta Kaimo menyampaikan ucapan terimakasih kepada Satgas Yonif 125/Simbisa yang telah memberikan pertolongan kepadanya. “Terimakasih banyak bapak TNI sudah mengobati luka tangan saya,” tuturnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama