TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

H Nurdin Dirikan Mushola Di Lingkungan RT 53 Kelurahan Manggar Balikpapan

Ketua RT 53 Kelurahan Manggar H Nurdin

BALIKPAPAN (wartamerdeka.info) - Keberadaan mushola di lingkungan RT 53 kelurahan Manggar Kecamatan Balikpapan Timur disambut baik oleh warga setempat. Ketua RT 53 H Nurdin saat ditemui di tengah acara penyerahan kunci rumah bedah, Sabtu (11/7/20) mengatakan, sebelumnya di lingkungan ini belum memilik mushola.

Setelah dirinya diangkat menjadi ketua RT setempat langsung bergerak untuk merencanakan membangun langgar,dalam jangka waktu lebih dari 3 bulan bangunan mushola dapat didirikan.

"Sebenarnya saya termasuk ketua RT yang baru dipilih Januari 2020. Amanah dari warga ini harus bisa dibuktikan untuk menata lingkungan, sebab wilayah yang menjadi tanggung jawabn saya merupakan lingkungan yang kumuh dan miskin. Oleh karena itu,untuk mengubah lingkungan menjadi lebih baik dibutuhkan kerjasama bersama warga setempat. Tahap pertama  sudah bisa mendirikan bangunan langgar sehingga warga setempat bisa menjalankan sholat lima waktu atau bisa digunakan sholat terawih," ujar H Nurdin.

Menurutnya, rencana ke depan dirinya akan membangun tempat kos kosan, dari hasil sewanya akan diberikan kepad ibu Saufina yang rumahnya baru selesai dibedah.

Tidak hanya itu, bahkan di lingkungan RT 53 tersebut rencananya, dia akan membangun kawasan wisata.

"Jadi kalau kawasan ini bisa dijadikan wisata maka imbasnya tentu kepada warga. Warga bisa  membuka warung dengan begitu akan menambah penghasilan. Selama ini warga kami hanya bekerja pencari batu karang. Siang dan malam setiap harinya hanya mengumpulkan batu karang. Batu karang tersebut dimasukkan dalam karung. Satu karung dijual dengan harga Rp5000," beber H Nurdin.

Dia berharap mudah mudahan apa yang sudah direncanakan dapat terwujud karena semua ini yang akan dilakukan semata mata bukan untuk kepentingan dirinya tapi untuk kepentingan warga sekitar khususnya di lingkungan RT 53 kelurahan Manggar. (Ton)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama