TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tinjau Protokol Car Free Day


BEKASI (wartamerdeka.info) - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Istri wiwiek Hargono didampingi pula Kapolres Metro Bekasi Kota Kombespol Wijonarko dan Dandim 0507/Bekasi Iwan Aprianto tinjau protokol kesehatan di Car Free Day, Bekasi (12/07/2020).

Car Free Day sudah diperbolehkan oleh Pemerintah Kota Bekasi, akan tetapi intruksi protokol kesehatan harus tetap dijalani, pergunakan masker, bawa handsanitizer, hindari kerumunan, anak usia dibawah sembilan tahun dan lansia diatas 60 tahun tidak diperbolehkan ada dilokasi car free day.

Wakil Wali Kota menghimbau bagi warga yang sedang mengalami kondisi yang kurang sehat agar melakukan rapid test yang telah disediakan oleh stand Dinas Kesehatan.

Pemeriksaan Rapid Test ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di masa Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) pada aktifitas ruang publik CFD Kota Bekasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dr Dezy Syukrawati mengatakan pemeriksaan rapid rest dilakukan secara acak sejak dibukanya CFD pada pukul 06.00-08.30 WIB. Pihaknya menugaskan 11 petugas analis dan 6 orang tim penanganan dalam pemeriksaan rapid test kali ini.

Selain pemeriksaan rapid tes, pihaknya juga menerjunkan sebanyak 11 petugas kesehatan dari puskesmas, dan dua orang petugas Dinas Kesehatan untuk memberikan promosi kesehatan mengedukasi masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan di area CFD.

"Olah raga baik buat kesehatan, tapi jika kita tidak ikuti aturan prtokol kesehatan kita berpotensi terpapar covid19, Kita mengedukasi secara personal dan kelompok tentang kebiasaan baru memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan penerapan social dan physical distancing," ujar Tri.

(Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama