Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ribuan Pekerja Tuntut Pemda Serang Merekomendasi Penolakan UU Cipta Kerja

SERANG (wartamerdeka.info) - Ribuan masa aksi yang tergabung dalam aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh, menggeruduk Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Serang, Rabu (14/10).

Tuntutan mereka agar Pemerintah  Daerah Kabupaten Serang menerbitkan surat rekomendasi penolakan Undang-undang Cipta Kerja ke pemerintah pusat.

Mereka menganggap omnibuslaw cipta kerja merugikan kesejahteraan buruh. Aksi ini sempat terjadi kericuhan di beberapa pabrik karena mereka melakukan sweeping.

Namun aksi yang terkoordinasi itu, masih bisa diatasi dan tidak menimbulkan kerusakan yang berarti.

Hingga sore ini, masa aksi yang tergabung di Federasi SPN Kawasan Industri Nikomas Gemilang  masih menunggu kawan kawan aliansi lain yaitu Masa Buruh Cikoja.(And/JM)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama