TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bertambah 11 Kasus Baru, Jumlah Positif Covid - 19 Di Kab Purwakarta Tembus 227 Orang

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid - 19 Kab. Purwakarta, dr Deni Darmawan

PURWAKARTA  (wartamerdeka.info)  - Update Covid - 19 Kab Purwakarta hingga hari Senin 9 November 2020 yang berstatus aktif terkonfirmasi positif Corona berjumlah 227 orang setelah terjadi penambahan pasca libur panjang sebanyak 11 orang, yang meninggal dunia sebanyak 2 orang dan 9 orang telah dinyatakan sembuh.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid - 19 Kab. Purwakarta, dr Deni Darmawan dalam rilisnya menyatakan, secara kumulatif, jumlah warga Purwakarta yang  terkonfirmasi positif covid-19 hingga hari ini mencapai 748 orang.

"Sebanyak 496 orang diantaranya dinyatakan sembuh, 35 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sampai saat ini warga yang Terkonfirmasi positif yang masih aktif berjumlah 227 orang," kata dr. Deni Darmawan, Senin (9/11/2020).

Menurut Deni, masih terjadi fluktuatif pada jumlah warga yang terpapar Covid-19 di wilayah Purwakarta, angka konfirmasi positif aktif dan yang sembuh cenderung naik.

Selain itu, terdapat data lain, untuk warga yang berstatus kontak erat hari ini jumlahnya bertambah 19 orang sehingga menjadi 323 orang, dan warga yang berstatus suspek jumlahnya bertambah 5 orang, kini jumlahnya menjadi 97 orang dan yang probable nihil.

Berdasarkan kondisi tersebut, GTPP Covid-19 Kabupaten Purwakarta meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tetap menjalankan program-program adaptasi kebiasan baru yang berkaitan dengan perubahan perilaku seperti tak lupa memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun (3M).

Warga dapat melindungi diri sendiri dan membantu mencegah penyebaran virus covid-19 kepada orang lain, jika melakukan langkah-langkah yang dianjurkan Pemerintah tentang Prokes tersebut.

Pakailah masker, hindari menyentuh wajah, hindari tangan menyentuh banyak benda yang dapat mengambil virus sehingga tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut. Hindari berjabat tangan dengan orang lain dan jaga jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) diantara siapa saja yang batuk atau bersin.

"Jika merasa tidak sehat seperti demam, batuk, dan sulit bernapas segera minta bantuan medis dan teleponlah terlebih dahulu, ikuti arahan tenaga medis," pungkas dr Deni.(A.Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama