Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Hendak Balap Liar, 7 Pemuda Diamankan Tim Pemburu Preman


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Sebanyak tujuh remaja di Kembangan Jakarta Barat diamankan Tim Pemburu Preman (TPP) Polres Metro Jakarta Barat pada Kamis (12/11/2020) dini hari tadi.

Mereka diamankan lantaran kedapatan hendak melakukan aksi balap liar hingga menutup area masuk jalan Tol.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Agus Rizal mengatakan, ketujuh remaja tersebut diamankan pada Kamis (12/11) dini hari tadi saat tim 2 TPP melakukan patroli.

"Saat anggota Tim 2 TPP pimpinan Ipda Ivan Pradipta melakukan patroli dan memperoleh informasi adanya aksi balapan liar di kawasan Kembangan Jakarta Barat sehingga tim  bergerak ke arena balapan liar tersebut dan berusaha membubarkan aksi balapan liar yang sangat meresahkan masyarakat," ujar AKBP Agus, Kamis (12/11/2020).

Melihat petugas tiba, jelas Agus, para pelaku balapan liar pun berusaha melarikan diri, namun anggota berhasil mengamankan tujuh pelaku.

Sementara ka team 2 Tpp Ipda Ivan Pradipta menjelaskan bahwa kegiatan itu digelar menindaklanjuti aduan masyarakat sekitar seringnya terjadi aksi balapan liar di seputaran pinggir Tol Kembangan Jakarta Barat yang sudah meresahkan warga masyarakat.

Ia berharap kepada orang tua agar tidak membiarkan anaknya melakukan balapan liar, terutama saat malam hari, karena bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

"Kami imbau kepada para orang tua untuk senantiasa mengawasi dan memperhatikan penuh anak-anaknya untuk tidak ikut melakukan aksi balap liar maupun hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas lainnya dan keresahan masyarakat," imbuhnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Barat)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama