// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Camat Encun Sunarto Tinjau Langsung Kesiapan Belajar Tatap Muka SMA Negeri 1 Cibitung


BEKASI (wartamerdeka.info) - Dalam rangka untuk memastikan kesiapan bekajar tatap muka pada Januari 2021 mendatang, Camat Cibitung Encun Sunarto SE MM melakukan kunjungan ke Sekolah Menengah Atas (SMA)  Negeri 1 Cibitung,  Rabu (16/12/2020). 

Kehadiran Camat Encun, disambut Wakasek Bidang Sarana prasrana, Sobarli, S Pd bersama komite sekolah, H Mindih dan Bachtiar  di ruang Kepala Sekolah, H Ahmad Sayuti.

Camat dalam kunjungannya berpesan agar jelang belajar tatap muka, dipersiapkan dengan sungguh sungguh aturan protokoler kesehatan. "Sekolah harus disterilkan dengan semprot deksifitan, siswa dan guru pakai masker, tempat cuci tangan harus dipersiapkan dengan benar," ujarnya.

Camat Encun  berpesan agar pihak sekolah tidak memaksa siswa atau orang tua siswa mengikuti belajar tatap muka di saat wabah pandemi covid-19  ini. Karena jika  pihak orang tua tidak yakin akan keselamatan anaknya  mengikuti belajar tatap muka ya harus dimaklumi.

Walaupun sarana pendukung protokol kesehatan dalam antisipasi pandemi covid 19 sudah disiapkan secara baik oleh pihak sekolah.    

"Orang tua siswa dalam memutuskan belajar tatap muka  harus diberi kewenangan memutuskan, karena itu adalah hak orang tua siswa  dan siswa yang bersangkutan walaupun di sekitar sekolah sudah Zona hijau," tutur Camat.

Sementara itu Wakasek Sarana, Sobarli mewakili Kepsek karena Kepsek H Ahmad Sayuti sedang bertugas di SMA Negeri 1 Cikarang Timur, mengatakan, atas nama penyelenggara pendidikan di SMA Negeri 1 Cibitung, pihak sekolah akan berusaha semaksimal mungkin dalam penyediaan sarana protokoler kesehatan antisipasi virus corona 19.

Bahkan lanjut Sobarli, drum cuci tangan bagi siswa yang baru datang juga sudah disiapkan termasuk masker bagi yang tidak membawa dari rumah disiapkan di sekolah,  serta pengaturan tempat duduk juga akan diatur per bangku jarak satu sampai  satu meter setengah.

Di tempat terpisah Ketua Komite, H Suyoto juga mengatakan pada wartawan bahwa, pihaknya bersama komite yang lainnya akan ikut memantau kegiatan belajar tatap muka pada Januari mendatang dan dia juga akan mengawasi apabila ada siswa yang tidak yakin belajar tatap muka takut terkena virus corona akan diajukan ke pihak sekolah ijin agar  siswa tersebut belajar daring dari rumah masing masing.  "Yah dari oada bahaya mengancam jiwa orang , ya lebih baik belajar daring," tutupnya. (Yot /Ane) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama