Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pemprov Sulsel Akan Bangun Rumah Sakit Kanker di Kawasan CPI, Gubernur NA: Anggarannya Rp 2,9 Triliun


MAKASSAR (wartamerdeka.info) - Pemerintah Provinsi Sulsel, terus melakukan pembangunan infrastruktur, termasuk di bidang ekonomi dan kesehatan. Dalam waktu dekat, akan dibangun Rumah Sakit Kanker  Kawasan Timur Indonesia, yang akan ditempatkan di Kota Makassar.

"Karena kita memang rencana membangun rumah sakit kanker untuk KTI. Sejalan dengan pemerintah pusat yang akan membangun rumah sakit kanker di beberapa daerah," kata Nurdin Abdullah, pada acara Outlook Sulsel 2021, di Hotel Gammara, Rabu, 23 Desember 2020.

Nurdin mengaku, pasca bertemu dengan Komisi IX DPR RI, kemudian hadir rencana pembangunan rumah sakit kanker di Kota Makassar. Nantinya, rumah sakit tersebut akan didirikan di Kawasan Center Point Of Indonesia (CPI). Untuk anggaran, dibutuhkan sebesar Rp 2,9 triliun.

"Akan dipusatkan satu rumah sakit kanker di Makassar, ini nilai pembangunannya Rp 2,9 triliun," ungkapnya.

Di tahun 2021, infrastruktur yang diharapkan dapat menopang ekonomi sementara dibangun. Seperti Twin Tower, Stadion Mattoanging, Jalan Tanjung Bunga, dan infrastruktur lainnya.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama