TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Tanggul Sungai Cileumeuh Jebol Lagi, Babinsa Dan Warga Desa Cilopadang Lakukan Karya Bhakti


CILACAP (wartamerdeka.info) - Babinsa Cilopadang, Koramil 13 Majenang Sertu Darsono bersama masyarakat Dusun Benda, Desa Cilopadang  dan sekitarnya yang berjumlah 65 orang melaksanakan Karya Bhakti pembendungan tanggul Sungai Cileumeuh  yang berlokasi di Dusun Benda tepatnya di belakang rumah Ketua RT 03 RW 11 Supriyanto yang jebol akibat tidak mampu menampung debit air yang sangat besar, Minggu (20/12/2020).

Hal ini tak terlepas dari tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut,  dampaknya mengakibatkan banjir di sebagian wilayah Desa Cilopadang Kecamatan Majenang dan sebagian imbasnya ke wilayah lain seperti Desa Padangjaya dan Desa Mulyasari Kecamatan Majenang.

Karya Bhakti dipimpin langsung oleh Kepala Desa Cilopadang Warso Al Suwondo didampingi Babinsa Sertu Darsono. Kegiatan diawali dengan apel pengecekan warga per RT dan pembagian tugasnya,  Masyarakat Dusun Benda terus membaur menjadi satu, bahu membahu, bergotong royong memperbaiki tanggul tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sertu Darsono menjelaskan untuk membendung tanggul dibutuhkan karung sebagai media yang efektif untuk memperbaiki tanggul.

"Kami mengisikan pasir kedalam karung yang berjumlah 450 karung yang terisi tanah pasir selanjutnya diusung dan disusun ditanggul yang jebol dengan menggunakan angkong ataupun  dipanggul," jelasnya.

Dengan penuh semangat, semua bekerja keras, agar tanggul yang jebol dapat segera tertutup kembali  para sukarelawan juga banyak yang mengirimkan berupa makanan, snack dan minuman.

"Pekerjaan penutupan tanggul  sebelumnya sudah pernah dilakukan namun di hantam banjir kembali  sehingga tanggul dan isi karung tersebut berantakan lari kemana mana jadi mulai sekarang masyarakat dengan target tanggul kembali tertutup rapat dengan ketinggian sama dengan kondisi sebelum jebol," tambahnya.

Semua warga masyarakat Dusun Benda berharap agar hujan dapat segera berhenti.(gus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama