Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wabup Asmat: Banyak Anak Papua Sekolah Ke Luar Negeri Pakai Dana Otsus

Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo

PAPUA (wartamerdeka.info) - Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, memastikan kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) Papua tidak lah gagal. Sebab banyak anak-anak asli daerah tersebut yang sekolah ke luar negeri dibiayai dana dari pemerintah pusat.

Lebih jauh dia mengatakan, kabar simpang siur soal kegagalan Otsus ini yang dikampanyekan oleh kelompok yang berseberangan dengan NKRI. Klaim mereka merupakan kekeliruan yang besar, namun disebarluaskan ke publik. “Kita belum pernah lakukan evaluasi assessment tapi sudah sampai pada kesimpulan gagal tak beri manfaat, ini kekeliuran besar,” kata Thomas saat dikonfirmasi, Minggu (27/12/2020).

Menurut dia, berkat dana Otsus ini banyak anak-anak asli Papua yang bisa bersekolah ke luar daerah, bahkan sampai ke luar negeri. Selain itu akses kesehatan menjadi lebih baik, belum lagi masalah infrastruktur.

“Sayangnya, berbagai kemajuan dan kelebihan itu, tidak disosialisasikan dengan baik oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan berbagai keberhasilan kebijakan otonomi khusus ini mesti disampaikan ke publik, sehingga informasi yang beredar tak hanya dari kelompok anti-Otsus. “Kalau Pemprov Papua punya kemampuan, tinggal disebarluaskan berapa jumlah penerima manfaat Otsus lalu sosialisasikan, bila perlu bayar pegiat sosial untuk sosialisasikan ini,” jelasnya dengan bersemangat. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama