// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Cegah DBD, Ini Pesan Kapenrem 081/DSJ


DI tengah musim penghujan saat ini, mengakibatkan banyak berbagai daerah di Indonesia yang dilanda oleh banjir.

Selain diakibatkan dari tingginya intensitas hujan yang turun, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan juga menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Selain hal itu, Kapenrem 081/DSJ, Kapten Arm Nurwahyu Sujatmiko, A.Md. juga mengingatkan ancaman lain di tengah musim penghujan saat ini.

"Ancaman lain yang perlu kita waspadai di musim penghujan adalah timbulnya penyakit demam berdarah yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti," kata Kapenrem dalam rilis tertulisnya, Minggu (24/1/2021).

Untuk itu, dirinya menghimbau agar masyarakat dapat melaksanakan 3 M yaitu menguras, menutup dan mengubur.

"Menguras yaitu dengan membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air, seperti bak mandi, penampungan air dispenser dan kulkas, serta ember air. Sedangkan menutup yaitu dilakukan dengan cara menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi dan toren air," jelasnya.

"Kalau mengubur, kita dapat mengubur atau memanfaatkan kembali barang bekas yang dapat menjadi tempat genangan air, yang nantinya memiliki potensi untuk jadi tempat pengembangbiakan nyamuk penular demam rerdarah," tambahnya.

Dikatakannya juga, upaya pencegahan lainnya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan fogging dan menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan secara rutin.

"Semoga dengan berbagai upaya tersebut, nantinya dapat melindungi keluarga dan lingkungan kita agar terhindar dari penyakit demam berdarah," pungkasnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama