Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Nelson Pomalingo Berharap GenRe Gorontalo Jadi Model Bagi Anak-anak Muda

Nelson Pomalingo Berharap GenRe  Gorontalo Jadi Model Bagi Anak-anak Muda

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo dinobatkan sebagai ayah GenRe Provinsi Gorontalo, Rabu (06/01),(Humas).
GORONTALO (wartamerdeka.info) -- Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo dinobatkan sebagai ayah GenRe (Generasi Berencana) tingkat Provinsi Gorontalo pada kegiatan temu kerja kader IMP (PPKBD Sub PPKBD) tingkat Kabupaten Gorontalo, Di Hotel Milana, Kecamatan Limboto, Rabu (06/01/2021).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda GenRe Kabupaten Gorontalo, serta Forum GenRe tingkat Kabupaten Gorontalo. Selain Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo, Fory Naway juga dinobatkan sebagai Bunda GenRe Kabupaten Gorontalo.

Bupati Gorontalo ditemui usai kegitan mengatakan, masalah kependudukan sangat strategi dalam pembangunan. Karena itu ia mengapresiasi kegiatan dilaksanakan diawal tahun yang bertepatan dengan penyusunan RPJMD 2021-2026.

“Kependudukan adalah subjek dan objek dari pembangunan, sehingga pengendaliannya baik kualitas, kuantitas, maupun mobilitas harus diperhatikan,” tegas Bupati, dilansir kontras.

Selain itu, Nelson Pomalingo juga memberikan apresiasi atas terbentuknya Forum GenRe Tingkat Kabupaten Gorontalo.

“Kita ingin memberikan semangat kepada generasi muda melalui Forum GenRe. Forum ini tidak sekedar ditingkat kabupaten, namun akan diadopsi di tingkat provinsi,” terang Nelson.

“Saya berharap, forum ini menjadi model dan panutan bagi anak-anak muda. Karena masa depan bangsa dan negara ini ada di tangan generasi muda. Sehingga pemerintah berkewajiban mengawal generasi muda saat ini,” sambung Nelson.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Temu Kader IMP, Abdul Rahman Nango mengungkapkan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyinergikan bangga kencana di tingkat Desa.

“Ini semua dalam rangka bagaimana program bangga kencana lebih bersinergi di lapangan. Program bangga kencana bukan sekedar bicara masalah kelahiran, namun bagaimana kualitas keluarga, perkawinan, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga,” tutur Abdul.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama