Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sakit Malaria, Kedua Anak Papua Dilarikan Ke Pos Kesehatan Satgas Yonif MR 413

JAYAPURA (wartamerdeka.info) - Dua anak Papua yang berasal dari Kampung Skofro Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom bernama Anis Seleman (10) dan Suhun Diki (6), dirawat di Pos Kesehatan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad yang terdiagnosa positif terkena penyait Malaria. Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Selasa (26/01/2021).

Dansatgas mengatakan, berdasarkan informasi yang dilaporkan oleh Komandan Pos Skofro Lama melalui radio, bahwa anggotanya saat ini tengah merawat dua anak yang terdiagnosa penyakit Malaria setelah dilakukan Rapid Diagnotic Test (RDT) oleh personel Kesehatan Pos Skofro Lama. “Sudah saya berikan arahan kepada Pos Skofro Lama agar memberikan pelayanan terbaik kepada pasien sehingga mereka lekas sembuh,” ujarnya.

Serka Adhi Susilo selaku Komandan Pos Skofro Lama menyampaikan bahwa selama ini Posnya sering dijadikan alternatif utama masyarakat sebagai tempat untuk berobat dengan segala keluhan. “Banyak sekali masyarakat yang datang ke Pos untuk berobat. Kami maklumi karena untuk menjangkau Puskesmas terdekat harus menempuh sekitar 2 jam perjalanan, sehingga mereka memutuskan untuk berobat di Pos,” ungkapnya.

“Hari ini kami menerima dua pasien anak yang terdiagnosa Malaria, dengan cepat kami tangani dan memberikan cairan Infus agar kondisi tubuhnya tetap stabil,” jelas Serka Adhi.

Setelah masing-masing dari mereka menghabiskan satu botol cairan infus, Alhamdulillah kondisinya mulai membaik dan suhu badannya sudah mulai turun karena cairan Infus tersebut kami berikan campuran parecetamol untuk menurunkan suhu tubuhnya,” tambahnya.

Melihat anak-anaknya mulai membaik dari Penyakit Malaria, Isabet Seleman (28) mengaku sangat senang dan berterimakasih kepada Satgas Pos Skofro Lama. “Puji Tuhan, terima kasih sebesar-besarnya atas kebaikan abang Satgas kepada saya khususnya dan kepada masyarakat Kampung Skofro pada umumnya yang sudah berbuat banyak kepada kami. Semoga anak kesayangan saya cepat sembuh dari sakitnya, serta abang-abang Satgas diberikan kesehatan selalu,” harapnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama